• Ming. Apr 12th, 2026

Wartawan Dilarang Liput Rapat Evaluasi Gizi BGN di Pangandaran 

Pangandaran, infopangandaran.id– Badan Gizi Nasional (BGN) menggelar rapat koordinasi dan evaluasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) secara tertutup di lantai 6 salahsatu hotel di Pangandaran, Sabtu (11/4/2026). Dalam kegiatan tersebut, panitia melarang wartawan meliput dan mengambil gambar.

Rapat dipimpin Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN dengan agenda evaluasi program pemenuhan gizi di wilayah Jawa Barat. Pertemuan dihadiri perwakilan dari Kabupaten Ciamis, Kota Banjar, dan Kabupaten Pangandaran.

Sejumlah jurnalis yang datang ke lokasi mengaku tidak diberi akses untuk meliput. Upaya meminta penjelasan kepada panitia juga tidak mendapat respons.

“Kegiatan ini menyangkut kepentingan publik, tetapi mengapa penyelenggara justru menutup diri?” ujar Eful, salahsatu jurnalis di Pangandaran.

Negosiasi antara wartawan dan panitia di lokasi tidak membuahkan hasil. Penyelenggara tetap menolak permintaan peliputan di dalam ruang rapat.

Baca Juga: Kendaraan Membludak, Satlantas Pangandaran Gerak Cepat Urai Kemacetan

Staf Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN, Syam Oza, menyatakan kegiatan tersebut merupakan agenda internal. Ia menegaskan hasil rapat akan disampaikan oleh pimpinan setelah kegiatan selesai.

“Ini agenda internal. Kami hanya menjalankan tugas. Nanti pimpinan yang akan menyampaikan hasil rapatnya,” kata Syam.

Penutupan akses ini memicu sorotan dari kalangan jurnalis. Mereka menilai kegiatan yang membahas program publik seharusnya terbuka agar informasi dapat disampaikan secara akurat kepada masyarakat.

Insan pers di Pangandaran mendorong BGN lebih transparan dan melibatkan media sebagai mitra informasi publik, guna menjaga akuntabilitas program pemenuhan gizi di Jawa Barat.

(Dru)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *