• Jum. Mar 27th, 2026

Shuttle Wisata Pangandaran Dipastikan Gratis

Pangandaran, infopangandaran.id – Koordinator shuttle wisata Pangandaran, Andi, menegaskan layanan shuttle yang disediakan Pemerintah Daerah (Pemda) Pangandaran tidak dipungut biaya.

Klarifikasi ini disampaikan menyusul beredarnya isu praktik “booking” dan pungutan terhadap wisatawan.

“Shuttle ini adalah program pemerintah daerah untuk melayani wisatawan. Saya tegaskan, naik shuttle ini benar-benar gratis, tidak dipungut sepersen pun. Jadi, isu adanya pembayaran itu tidak benar,” ujar Andi Koordinator Shuttle, Kamis (26/3/2026).

Ia menjelaskan, shuttle disiapkan untuk mengurai kemacetan di kawasan wisata. Kendaraan wisatawan diarahkan ke kantong parkir, kemudian penumpang diantar ke hotel maupun objek wisata menggunakan shuttle.

“Ini solusi untuk menghindari kemacetan. Kendaraan tidak perlu masuk ke pusat keramaian, cukup parkir, lalu wisatawan kami antar,” katanya.

Layanan shuttle beroperasi setiap hari pukul 06.00 hingga 17.00 WIB. Namun, Andi mengakui masih ada kendala di lapangan, seperti keterlambatan akibat kondisi jalan sempit dan padat pejalan kaki.

“Kami terus berupaya memberikan pelayanan terbaik meski ada kendala di lapangan,” jelasnya.

Terkait istilah “booking”, Andi menegaskan tidak ada sistem pemesanan berbayar. Menurutnya, istilah tersebut kerap disalahartikan.

“Tidak ada istilah booking berbayar. Kadang ada pemandu yang membantu menunjukkan lokasi penumpang, tapi itu sering disalahartikan. Kami luruskan, layanan ini tetap gratis,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Perparkiran Dinas Perhubungan Kabupaten Pangandaran, Roni Nurharom, menambahkan pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada wisatawan terkait layanan shuttle gratis tersebut.

“Kami sudah berupaya menyosialisasikan melalui berbagai cara, termasuk video dan woro-woro di lokasi wisata. Informasi ini terus kami sampaikan agar pengunjung paham bahwa fasilitas shuttle disediakan gratis oleh Pemda Pangandaran,” ujarnya.

Pemda Pangandaran mengimbau masyarakat dan wisatawan tidak salah memahami informasi yang beredar serta mendukung program shuttle gratis untuk menciptakan kelancaran arus wisata.

(Dru)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *