Pangandaran, infopangandaran.id — Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Pangandaran memastikan seluruh persiapan administrasi jemaah haji tahun 2026 telah rampung.
Saat ini, proses tinggal menunggu distribusi kartu nusuk sebagai kelengkapan ibadah di Tanah Suci.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Pangandaran, Hilman Saepulloh, mengatakan seluruh dokumen jemaah sudah lengkap.
“Alhamdulillah dokumen sudah 100 persen, sekarang tinggal menunggu kartu nusuk,” ujarnya.
Hilman menjelaskan, berdasarkan informasi terbaru, kartu nusuk tahun ini akan dibagikan di Tanah Air. Proses aktivasi direncanakan dilakukan di embarkasi sebelum keberangkatan.
“Tahun ini kartu nusuk akan dibagikan di Indonesia, dan aktivasi rencananya di embarkasi. Berbeda dengan tahun sebelumnya yang dilakukan di Arab Saudi,” katanya.
Untuk tahun 2026, jumlah jemaah haji asal Kabupaten Pangandaran tercatat sebanyak 217 orang, di luar petugas haji.
“Insyaallah Pangandaran memberangkatkan 217 jemaah ditambah petugas,” jelasnya.
Dari sisi usia, jemaah termuda tercatat berusia 23 tahun, sementara yang tertua mencapai 88 tahun.
“Usia termuda 23 tahun dan tertua 88 tahun,” kata Hilman.
Ia menegaskan, petugas haji telah disiapkan untuk mendampingi jemaah lanjut usia. Mereka telah mengikuti pelatihan khusus selama 10 hari untuk meningkatkan pelayanan.
“Petugas sudah dibekali melalui diklat, termasuk bagaimana melayani jemaah lansia sesuai tagline ‘Haji Ramah Lansia’, disabilitas, dan perempuan,” ujarnya.
Menurutnya, jumlah jemaah lansia terus meningkat setiap tahun seiring panjangnya masa tunggu keberangkatan. Karena itu, kesiapan petugas menjadi prioritas.
Hilman menambahkan, jemaah yang diberangkatkan dipastikan dalam kondisi sehat sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Yang diberangkatkan adalah jemaah yang sehat,” pungkasnya.
(Dru)
