• Ming. Jun 7th, 2026

DPRD Pangandaran: Jembatan Jaya Perkasa Dibangun Sejak Era Ridwan Kamil 

Pangandaran, infopangandaran.id– Anggota DPRD Kabupaten Pangandaran dari Fraksi PDI Perjuangan, Iwan Ridwan, menyatakan pembangunan Jembatan Sodongkopo yang kini bernama Jembatan Jaya Perkasa telah dimulai sejak masa kepemimpinan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Jembatan yang berada di Kecamatan Cijulang tersebut menjadi infrastruktur penghubung antara kawasan Bandara Nusawiru dan objek wisata Pantai Batukaras.

Menurut Iwan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat memulai pembangunan jembatan pada 9 Juli 2023 dengan anggaran sekitar Rp72 miliar hingga Rp74 miliar yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Barat.

“Namun saat itu pembangunannya tidak selesai dalam satu tahun anggaran. Sehingga memerlukan alokasi dana lanjutan pada tahun berikutnya,” ujar Iwan Ridwan, Kamis (4/6/2026).

Ia menjelaskan, Pemprov Jawa Barat kemudian mengalokasikan tambahan anggaran sebesar Rp55,4 miliar untuk melanjutkan dan menyelesaikan pembangunan fisik jembatan tersebut.

Setelah kepemimpinan Jawa Barat beralih kepada Penjabat (Pj) Gubernur, pemerintah provinsi tetap melanjutkan dukungan anggaran hingga proyek dapat dituntaskan.

Iwan menuturkan, perencanaan dan penganggaran lanjutan proyek tersebut telah masuk dalam APBD Provinsi Jawa Barat pada Januari 2025. Sementara itu, Dedi Mulyadi baru dilantik sebagai Gubernur Jawa Barat pada Februari 2025.

“Seluruh proses perencanaan dan penganggaran sudah berjalan sebelum Dedi Mulyadi menjabat sebagai gubernur definitif,” katanya.

Terkait pergantian nama Jembatan Sodongkopo menjadi Jembatan Jaya Perkasa, Iwan menilai hal itu merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat karena seluruh pendanaan pembangunan berasal dari APBD provinsi.

“Mangga, silakan, karena memang didanai oleh provinsi. Tapi saya menyampaikan fakta bahwa jembatan tersebut dibangun pada masa Ridwan Kamil,” tegasnya.

Iwan berharap masyarakat memperoleh informasi yang utuh mengenai proses pembangunan jembatan tersebut, termasuk tahapan penganggaran dan pelaksanaannya, sehingga dapat memahami kontribusi para pemimpin Jawa Barat dalam pembangunan infrastruktur di Pangandaran secara objektif.

(Dru)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *