• Rab. Sep 2nd, 2026

Jembatan Pongpet Anjlok, Ini Penjelasan Dandim 0625/Pangandaran

Pangandaran, InfoPangandaran.id– Jembatan Gantung Pongpet di Dusun Margajaya, Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, anjlok saat prosesi peresmian, Minggu (30/8/2026) sore.

Insiden terjadi ketika rombongan pejabat daerah melintasi jembatan setelah mengikuti prosesi penyambutan Forkopimda dan Bupati Pangandaran.

Dandim 0625/Pangandaran Letkol Czi Citra Kurniawan mengatakan, kerusakan terjadi pada tali sling sisi kanan yang terlepas bersama blok angkurnya. Sementara rangka bawah jembatan masih dalam kondisi utuh.

“Jadi pada saat setelah disambut Forkopimda kemudian dengan Bupati, saya dan Dandim 0625 Pangandaran melintasi jembatan tersebut. Kemudian tali sling yang di sebelah kanan terjadi lepas,” ujar Citra kepada wartawan di halaman Mako Kodim Pangandaran, Senin (31/8/2026) siang.

Menurut Citra, sling di sisi kiri juga masih terpasang saat insiden terjadi.

“Untuk konstruksi bawahnya itu masih utuh. Dapat dilihat mungkin di video yang beredar itu, rangka bawah masih tetap utuh dengan sling sebagian sebelah kirinya,” katanya.

Citra mengakui pihaknya tidak mengendalikan jumlah orang yang melintas sesuai kapasitas jembatan saat prosesi peresmian.

“Untuk penyebabnya itu memang kesalahan kami dari Kodim. Pada saat pelaksanaan peresmian kami tidak mengontrol kapasitas yang melewati jembatan tersebut,” ucapnya.

Ia menjelaskan, jembatan tersebut memiliki kemampuan beban maksimal sekitar dua ton. Namun, penggunaan dalam kondisi normal dibatasi sekitar 60 persen dari kapasitas maksimal.

“Untuk beban maksimal itu di dua ton. Jembatan tersebut telah kami hitung, kemudian dia di 60 persennya untuk maksimum digunakan oleh jembatan tersebut,” ujarnya.

Pembatasan jumlah pengguna sebenarnya telah dipasang di kedua sisi jembatan. Untuk pejalan kaki, maksimal lima orang diperbolehkan berada di atas jembatan dari masing-masing sisi.

Sementara sepeda motor hanya diperbolehkan melintas satu unit secara bergantian.

Namun, pembatasan tersebut tidak berjalan sesuai ketentuan saat prosesi peresmian. Antusiasme warga dan rombongan yang melintasi jembatan membuat jumlah orang di atas jembatan melebihi pengaturan yang telah ditetapkan.

Jembatan Gantung Pongpet sendiri merupakan bagian dari program pembangunan jembatan nasional yang diinisiasi Presiden RI Prabowo Subianto dan dikawal TNI.

Insiden tersebut kini menjadi bahan evaluasi, terutama terkait pengaturan kapasitas pengguna dan pengamanan saat kegiatan peresmian. (Dru)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *